10.36090 KEPUASAN PERKAWINAN PADA PASANGAN TANPA ANAK KEPUASAN PERKAWINAN PADA PASANGAN TANPA ANAK

Main Article Content

munaing Naim
Sri Hasrini

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kepuasan perkawinan pada pasangan yang tidak memiliki anak. Topik ini penting karena kehadiran anak sering dipandang sebagai penanda kelengkapan kehidupan rumah tangga, sehingga ketidakberadaan anak dapat memengaruhi cara pasangan memaknai kualitas perkawinannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2016. Partisipan penelitian adalah dua pasangan suami istri atau empat orang subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola kepuasan perkawinan yang berbeda pada masing-masing pasangan. Pasangan pertama cenderung belum puas terhadap kehidupan perkawinannya terutama karena belum dikaruniai anak, meskipun pada aspek komunikasi, orientasi keagamaan, penyelesaian konflik, pengelolaan keuangan, hubungan seksual, kegiatan waktu luang, kesetaraan peran, dan relasi keluarga mereka menunjukkan kondisi yang cukup baik. Pasangan kedua menunjukkan kepuasan perkawinan yang relatif lebih baik walaupun juga belum memiliki anak, karena hampir seluruh aspek kepuasan perkawinan terpenuhi dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan perkawinan bersifat relatif dan tidak hanya ditentukan oleh kehadiran anak, melainkan juga oleh kualitas interaksi, penerimaan, dan penyesuaian antar pasangan.

Article Details

Section
Articles