10.36090 DINAMIKA PSIKOLOGIS PRIA LAJANG USIA DEWASA MADYA DINAMIKA PSIKOLOGIS PRIA LAJANG USIA DEWASA MADYA
Main Article Content
Abstract
Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi ini bertujuan mengungkap dinamika psikologis pria yang belum menikah pada usia dewasa madya (40–60 tahun) di Kota Makassar. Partisipan berjumlah dua orang pria berusia 43 dan 51 tahun, dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi‑terstruktur dan observasi, dilengkapi catatan lapangan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan upaya keabsahan data seperti triangulasi dan member check. Hasil menunjukkan bahwa kedua partisipan memaknai hidup melajang sebagai kebebasan dan kemandirian, namun tetap meyakini pernikahan sebagai tuntutan perkembangan dan norma sosial. Faktor pendorong tetap melajang meliputi keinginan untuk hidup bebas dan mandiri, kecenderungan selektif dalam memilih pasangan, kekhawatiran terkait mahar/uang panai dan kesiapan ekonomi, serta kejenuhan dalam relasi. Secara psikologis, status lajang memunculkan emosi yang tidak stabil, rasa sepi, malu, dan ketidakbahagiaan, yang tampak dalam respon kognitif dan perilaku berbeda—mulai dari perilaku penghindaran hingga upaya terarah mengumpulkan modal untuk menikah. Temuan ini menegaskan interaksi antara tekanan sosial-budaya dan makna personal dalam membentuk dinamika emosi, kognisi, dan perilaku pria lajang dewasa madya.
Article Details
References
Atkinson, Rita L. (2004). Pengantar Psikologi. Batam: Interaksara.
Baraja, Abubakar. (2005). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Studia Press
Burhan, Bungin. (2010). Metodologi Peneltian Kualitatif Aktualisasi Metodologis Ke Arah Ragam Varian Kontemporer. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Creswell, John W. (2009). Research Design Pendekatan Penelitian Kualitatif,Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Penterjemah Achmad Fawaid.
Desmita. (2005). Psikologi Perkembangan. Bandung: Rosdakarya
Emzir. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan: Kuantitatif dan Kualitatif. Cet. VI; Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Feist, Jess. dan Gregory J. Feist. (2008). Theories Of Personality. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Friedman, Howard S. dan Miriam W. Schustack. (2008). Kepribadian Teori Klasik dan Riser Modern. Jakarta: Erlangga
Hendrastin, Refia J. (2014) Studi Kasus Dinamika Psikologis Konflik Interpersonal Siswa Merujuk Teori Segitiga Abc Konflik Galtung Dan Kecenderungan Penyelesaiannya Pada Siswa Kelas Xii Jurusan Multimedia (Mm) Di Smk Mahardhika Surabaya. Jurnal. Universitas Negeri Surabaya. Surabaya
Herlinawati, Ely. (2010). Sosialisasi dan Pembentukan Kepribadian. Bandung: Esvira Mandiri.
Jahja, Yudrik. (2011). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Jalaluddin. (2015). Psikologi Agama. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada
Novita Dewi, Evi. (2013). Dinamika Psikologis Pada Pria dan Wanita Yang Menjalani Pisah Ranjang. Jurnal. Universitas Ahmad Dahlan. Yogyakarta.
Oktaria, Rara. (2008). Kesepian Pada Pria Usia Lanjut yang Melajang. Jurnal. Univesitas Gunadarma. Jakarta.
Papalia, Diana E (2014). Menyelami Perkembangan Manusia. Jakarta: Salemba Humanika
Prastowo, Andi. (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Santrock, John W. (2012). Perkembangan Masa Hidup. Jakarta: Erlangga
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Cet. XIV; Bandung
Widyarini, Nilam. (2009). Kunci Pengembangan Diri. Jakarta: PT Gramedia