REGULASI DIRI MAHASISWA DALAM KEIKUTSERTAAN PADA KOMUNITAS LIGAMERS DI KOTA MAKASSAR

Keywords

Mahasiswa, Komunitas, Regulasi Diri

Abstract

Regulasi Diri Mahasiswa dalam Keikutsertaan pada Komunitas Ligamers di Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Regulasi Diri Mahasiswa dalam Keikutsertaan pada Komunitas Ligamers di Kota Makassar. Regulasi diri mahasiwa adalah kemampuan mahasiswa dalam mengatur perilaku, afeksi dan atensinya untuk berperilaku sesuai dengan standar guna mencapai tujuannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan model studi deskriptif. Jumlah Subjek dalam penelitian ini sebanyak 4 orang mahasiswa tingkat akhir yang bergabung dalam sebuah komunitas. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa keempat subjek mampu meregulasi dirinya melalui tiga aspek yakni metakognitif, motivasi dan tindakan positif. Keempat subjek menunjukkan kemampuan perencanaan tindakan yang berbeda. Subjek pertama dan kedua berencana untuk bertahan dan belajar, sedangkan subjek ketiga dan keempat berencana untuk beradaptasi dan berorientasi tujuan. Meskipun perencanaan berbeda-beda namun tujuan mereka sama yakni untuk bersosialisasi di dalam komunitas. Hal ini didukung oleh motivasi positif dari komunitas sehingga keempat subjek menunjukkan tindakan positif berupa kemampuan komunikasi yang lebih baik dari sebelumnya. Regulasi diri subjek dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal yaitu adanya standar komunitas berupa audisi untuk merekrut anggota komunitas serta adanya penguatan insentif berupa wisata gratis. Faktor internal yaitu adanya observasi diri, penilaian dan reaksi diri. Keempat subjek mengamati diri, melakukan penilaian terhadap diri serta memunculkan reaksi diri yang berbeda-beda di dalam komunitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi diri subjek terlihat dari kemampuan subjek bertindak secara positif sesuai dengan standar komunitas.