Hubungan Perilaku Ibu Dalam Pencegahan Diare Dengan Kejadian Diare Pada Batita 1-3 Tahun Di RS MITRA MEDIKA Medan
DOI:
https://doi.org/10.36090/jkkm.v3i1.1036Kata Kunci:
Kejadian Diare, Pengetahuan, Sikap dan TindakanAbstrak
Diare adalah terjadinya perubahan pada konsistensi BAB anak yang terjadi secara tiba-tiba dari yang tadinya padat menjadi lebih encer dan jumlah BAB anak lebih dari 3 kali dalam sehari.Data WHO (2017) menyatakan, hampir 1,7 miliar kasus diare terjadi pada anak dengan angka kematian sekitar 525.000 pada anak balita tiap tahunnya. Jika terus dibiarkan tanpa adanya pencegahan dapat menyebabkan kejadian diare semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku ibu dalam pencegahan diare dengan kejadian diare pada batita 1-3 tahun dirumah sakit mitra medika medan tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional, menggunakan uji chi-square dan uji continuity correction. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki batita 1-3 tahun berjumlah 100 responden. Sampel yang digunakan acidental sampling dengan rumus slovin sebanyak 50 responden. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat dan analisa bivariat. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dalam pencegahan diare dengan kejadian diare (p value = 0,017), terdapat hubungan antara sikap ibu dalam pencegahan diare dengan kejadian diare (p value = 0,012), ada hubungan antara tindakan ibu dalam pencegahan diare dengan kejadian diare (p value = 0,006). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan perilaku ibu dalam pencegahan diare dengan kejadian diare pada batita 1-3 tahun dirumah Sakit Mitra Medika Medan tahun 2020. Diharapkan kepada ibu batita untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan yang baik terhadap pencegahan diare pada batita.
