Implementation Of Explanation Media In Knowledge About Lifestyle On The Event Of Hypertension In The Elderly In The Health Center Area Jongaya, Tamalate District Makassar City
IMPLEMENTASI MEDIA PENYULUHAN DALAM PENGETAHUAN TENTANG GAYA HIDUP TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH PUSKESMAS JONGAYA KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.36090/jkkm.v1i1.1236Kata Kunci:
Pengetahuan tentang Gaya Hidup (kebiasaan Merokok, Kebiasaan Konsumsi Makanan Yang berlemak dan kebiasaan melakukan aktifitas fisik ) dan HipertensiAbstrak
Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang cukup besar. Prevelensi hipertensi pada kelompok umur lansia mengalami peningkatan kasus yang cukup tinggi sebesar 63,2% (65-74 tahun)dan 69,5% (>75 tahun). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media penyuluhan dalam pengetahuan tentang gaya hidup terhadap kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Jongaya Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah Eksperimen dengan rancangan Eksperimen Semu. Pengambilan sampel di lakukan dengan cara Total sampling. Besaran sampel sebanyak 63. Hasil analisis uji Paired Sample T-Test menunjukkan bahwa ada pengaruh Pre test dan Post Test penyuluhan terhadap pengetahuan kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi nilai sig (0,002), ada pengaruh Pre test dan Post Test penyuluhan terhadap pengetahuan kebiasaan mengkonsumsi makanan berlemak dengan kejadian hipertensi nilai sig (0,00) ada pengaruh Pre test dan Post Test penyuluhan terhadap pengetahuan kebiasaan melakukan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi nilai sig (0,003). Kesimpulan dari 63 sampel dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media penyuluhan dalam pengetahuan tentang gaya hidup (kebiasaan Merokok, Kebiasaan Konsumsi Makanan Yang berlemak dan kebiasaan melakukan aktifitas fisik dengan penyakit hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian di atas dianjurkan agar masyarakat dpat mencegah sejak dini timbulnya penyakit Hipertensi dengan memperbaiki gaya hidup kearah yang lebih sehat.
