FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MACCINI SOMBALA MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.36090/jkkm.v1i2.621Kata Kunci:
Umur, Pendidikan, Paritas, KEKAbstrak
Kekurangan energi kronis merupakan suatu keadaan dimana status gizi seseorang berada pada kondisi yang kurang baik. Hal ini dapat disebabkan karena kurangnya konsumsi pangan dan sumber energi yang mengandung zat mikro. Kebutuhan wanita hamil akan meningkat dari biasanya dimana pertukaran dari hampir semua beban terjadi sangat aktif terutama pada trimester III. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara umur ibu hamil, pendidikan ibu hamil, paritas ibu hamil, pengetahuan ibu hamil, frekuensi makan dengan kejadian kekurangan energy kronik pada ibu hamil. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan jenis pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik porsive sampling dengan jumlah sampel 68 ibu hamil. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-squqre. Hasil penelitian di peroleh bahwa umur ibu hamil berhubungan dengan kekurangan energy kronik dengan nilai p (0,000) < 0,05, pendidikan ibu hamil berhubungan dengan kekurangan energy kronik dengan nilai p (0,000) < 0,05, paritas berhubungan dengan kekurangan energy kronik dengan nilai p ( 0,001) < 0,05, pengetahuan berhubungan dengan kekurangan energy kronik dengan nilai p ( 0,000) < 0,05, frekuensi makan berhubungan dengan kekurangan energy kronik dengan nilai p ( 0,000) < 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah umur ibu hamil, pendidikan ibu hamil, paritas, pengetahuan, frekuensi makan berhubungan dengan kejadian kekurangan energi kronik. Dari hasil penelitian ini di harapkan dapat bermanfaat bagi ibu hamil, peneliti dan bagi puskesmas sehingga dapat meningkatkan dan memberikan penyuluhan kepada ibu hamil supaya lebih memperhatikan kesehatan dan komsumsi makanan yang bergizi selama hamil.
