Tantangan Multikulturalisme dalam Pelayanan Publik: Pendekatan Integratif
DOI:
https://doi.org/10.36090/jipe.v6i2.1424Kata Kunci:
Multikulturalisme, Pelayanan Publik, Pendekatan IntegratifAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan multikulturalisme dalam pelayanan publik dan mengembangkan pendekatan integratif untuk meningkatkan kualitas layanan yang inklusif dan efektif. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melibatkan studi literatur, observasi, dan wawancara mendalam dengan berbagai kelompok budaya serta pejabat administrasi publik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara kebijakan publik dan nilai-nilai budaya masyarakat multikultural, serta tantangan dalam implementasi kebijakan yang mempertimbangkan keberagaman tanpa mengorbankan keadilan dan efektivitas. Indikator kinerja seperti inklusi nilai-nilai budaya, partisipasi masyarakat, dan penggunaan bahasa yang inklusif menunjukkan variasi dalam efektivitas kebijakan, dengan beberapa area memerlukan peningkatan untuk mencapai layanan publik yang lebih merata dan adil bagi semua kelompok budaya.
Referensi
Dewi, D. A. T. (2021). Multikulturalisme Membangkitkan Persatuan Dan Kesatuan Nkri. Institut Ilmu Kesehatan Surya Mitra Husada.
Imam Bukhori. (2019). Membumikan Multikulturalisme. HUMANISTIKA : Jurnal Keislaman, 5(1). https://doi.org/10.36835/humanistika.v5i1.40
Ishak, D. (2022). Public Services to Achieve Good Governance in Indonesia. Jurnal Abdimas Peradaban, 3(1). https://doi.org/10.54783/ap.v3i1.4
Lumowa, V. (2022). Diskursus Multikulturalisme dan Wajah Indonesianya. Jurnal Filsafat, 32(2). https://doi.org/10.22146/jf.66815
Mentari, M., & Alunaza, H. (2022). Multikulturalisme dan Politik Identitas di Indonesia. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 16(1). https://doi.org/10.35931/aq.v16i1.810
Muriawan, A., Subarkah, S., & SULISTYOWATI, S. (2020). Optimalisasi Pelayanan Publik (Kajian Layanan Administrasi Kependudukan Di Tingkat Kecamatan Kota Kudus). Jurnal Suara Keadilan, 21(1). https://doi.org/10.24176/sk.v21i1.5675
Risladiba, R., & Ramdhani, S. (2021). PANCASILA DAN MULTIKULTURALISME. Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 10(1). https://doi.org/10.24235/edueksos.v10i1.8402
Ruswandi, U., Erihadiana, M., & Saepurahman, A. (2022). Kajian Riset Pluralisme Dan Multikulturalisme. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 6(1). https://doi.org/10.22437/jssh.v6i1.20193
Wang, Y., Qi, Y., & Chen, G. (2022). Participatory governance and local government responsiveness: evidence from participation in politics on television in China. Local Government Studies, 48(5). https://doi.org/10.1080/03003930.2021.2009805
Widanti, N. P. T. (2022). Good Governance for Efficient Public Services Responsive and Transparent. Ijd-Demos, 4(2). https://doi.org/10.37950/ijd.v4i2.286
Zhang-Zhang, Y., Rohlfer, S., & Rajasekera, J. (2020). An eco-systematic view of cross-sector fintech: The case of Alibaba and Tencent. Sustainability (Switzerland), 12(21). https://doi.org/10.3390/su12218907
