ANALISIS KADAR PROTEIN PADA IKAN LELE (Clarias batrachus) YANG BEREDAR DI PASAR TRADISIONAL DI KABUPATEN GOWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE KJELDAHL

  • Syafruddin Syafruddin Universitas Indonesia Timur
  • Hamka Hasan Universitas Indonesia Timur
  • Fuad Amin Universitas Indonesia Timur
Keywords: Protein, Ikan Lele (Clarias batrachus), Metode Kjeldahl.

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Analisis Kandungan Protein Pada Ikan Lele (Clarias Batrachus) Yang Beredar Di Pasar Tradisional Di Kabupaten Gowa Dengan Menggunakan Metode Kjeldahl. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan protein yang terdapat dalam ikan lele yang beredar di Pasar Tradisional Di Kabupaten Gowa, dan menentukan kadar protein pada ikan lele yang beredar di pasar tradisional pada pasar Allu (Sampel A) dan pasar Limbung (Sampel B). Kadar protein ikan lele dianalisis menggunakan Metode Kjeldahl, Metode Kjeldahl digunakan untuk menganalisis kadar protein halus dalam bahan makanan secara tidak langsung, karena yang dianalisis dengan cara ini adalah kadar nitrogennya. Cara kerjanya meliputi destruksi, destilasi dan titrasi. kadar protein dapat dihitung dengan mengalikan kadar nitrogen total dan dikonversikan (faktor konversi 6,25). Dari penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil kadar protein yang terkandung pada ikan lele yang beredar di pasar tradisional pada pasar Allu sebesar 13,182% dan yang beredar di pasar tradisional pada pasar Limbungsebesar 13,462%. Dimana hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan lele yang beredar di pasar tradisional pada pasar allu memiliki kadar protein yang lebih rendah dibandingkan dengan ikan lele yang beredar di pasar tradisional pada pasar Limbung.

References

Atikah Proverawati, 2012. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Yogyakarta.
Barus, S. P. 2000. Biokimia Eksperimen Laboratorium. Widya Medika: Jakarta.
Bintang, M. 2010. Biokimia Tekhnik Penelitian. Erlangga: jakarta.
Budi, A. 2011. Peranannya Protein Dalam Bio Industri. Sinergi Forum.
Dr. Andri Hartono D.A. Nutr., dan Dr. kristiani S.Kes.SU, 2011. Ilmu Gizi dan Diet. Yogyakarta.
Larsen, R, 2011. Health benefits of marine foods and ingredients.
M. Ghufran H. dan Kordi K., 2010, Budi Daya Ikan Lele Di Kolam Terpal.Penerbit Andi. Yogyakarta.
Poedjadi solihin 2010, ilmu gizi klinis pada anak. Fakultas kedokteran universitas Indonesia, Jakarta.
Proverawati, A. dan Wati,E.K. 2011. Ilmu Gizi Untuk Keperawatandan Gizi Kesehatan. Nuha Medika: Yogyakarta.
Retno, M. 2010. Protein dan Asam Nukleat. Universitas Diponegoro: Semarang.
Riyadi, H., A. Khomsan. 2015. Gizi dan Kesehatan Keluarga. Universitas Terbuka: Tangerang Selatan.
Rohman, Abdul.2013. Analisis Komponen Makanan. Graha Ilmu: Yogyakarta.
Sudarmadji, S., H. Bambang, dan suhardi. 2010. Analisis Bahan Makanan dan Pertanian Edisi II. Liberty: Yogyakarta.
Sudjadi, Bagod, Laila S. 2006. Biologi Sains dalam Kehidupan. Yudhistira Ghalia Indonesia: Jakarta.
Sugiyono, 2004. Kimia pangan. Alfabeta: Bandung.
Yuly Peristyowati, S.Kep. Ns., M.Kes, 2014. Gizi, Pemantapan Gizi, Diet, dan Obseitas. Yogyakarta
Published
2016-08-30
How to Cite
Syafruddin, S., Hasan, H., & Amin, F. (2016). ANALISIS KADAR PROTEIN PADA IKAN LELE (Clarias batrachus) YANG BEREDAR DI PASAR TRADISIONAL DI KABUPATEN GOWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE KJELDAHL. Majalah Farmasi Nasional, 13(2), 77-87. Retrieved from https://jurnal.uit.ac.id/MFN/article/view/144

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.