Budaya Organisasi Pada Pegawai di Kantor Statistik Kabupaten Bone

Penulis

  • Wahyuddin Hamid Universitas Indonesia Timur, Makassar
  • Suparman Makka Universitas Indonesia Timur, Makassar
  • Hasni Hasni STIPK 17 Agustus 1945, Makassar
  • Lukman Arifin STIPK 17 Agustus 1945, Makassar
  • Darmawati Darmawati Universitas Indonesia Timur, Makassar

Kata Kunci:

Budaya organisasi, Manajemen perusahaan, Pegawai Negeri Sipil

Abstrak

Suatu organisasi modern, peran budaya organisasi adalah melakukan sejumlah fungsi, antara lain : memperkuat organisasi beserta perangkat kerjanya, menerapkan tapal batas artinya menciptakan perbedaan yang jelas antara suatu organisasi dengan organisasi lainnya, memberi standar yang tepat untuk apa yang harus dikatakan dan apa yang dilakukan oleh para Pegawai Negeri Sipil, sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali yang memandu dan membentuk sikap serta perilaku Pegawai Negeri Sipil. Tujuan penelitian ini adalah budaya organisasi pada pegawai Negeri Sipil di Instansi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Statistik Kabupaten Bone. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Kualitatif dengan metode survey. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah Budaya organisasi yang kuat dapat meningkatkan konsistensi. Ini berarti bahwa budaya yang kuat dapat bertindak sebagai pengganti formalisasi dan budaya dua cara atau jalan yang berlainan menuju tujuan yang sama. Makin kuat suatu budaya organisasi, makin sedikit perhatian yang harus dicurahkan oleh manajemen perusahaan terhadap pengembangan aturan formal sebagai pemandu perilaku pegawai.

Diterbitkan

2016-11-17

Cara Mengutip

Budaya Organisasi Pada Pegawai di Kantor Statistik Kabupaten Bone. (2016). JURNAL AMPERA, 1(1), 1-6. https://jurnal.uit.ac.id/ampera/article/view/969

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama